Menyambut Hari Kartini : Kenapa Tokoh Superhero Lebih Banyak Pria ?

Tidak terasa sudah memasuki bulan April, sepertinya baru saja kemarin memasukin awal tahun baru 2016. Pada bulan April ini kita memperingati hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April, hari lahir sang pahlawan Raden Adjeng Kartini pembela hak pendidikan perempuan Indonesia agar mendapatkan hak sama dengan pria untuk mengenyam pendidikan.

Melihat ramainya film animasi superhero di bioskop, membuat saya berpikir mengenai tokoh pahlawan dalam versi tokoh kartun atau animasi baik dari DC atau Marvel Comic. Seperti salah satu yang sedang hits dan memenuhi seluruh studio di bioskop : Batman V Superman : Dawn Of Justice, terdapat Wonder Woman.

gal gadot
Gal Gadot sebagai Wonder Woman

Bila kita perhatikan intensitas munculnya Wonder Woman yang diperankan oleh Gal Gadot jauh lebih sedikit bahkan jarang terdapat dialog dan memang bukan termasuk dalam tokoh utama yang ditampilkan dalam poster. Berbeda dengan Invisible Woman yang diperankan oleh Jessia Alba merupakan satu dari empat anggota utama Fantastic Four.

black widow
Scarlett Johansson sebagai Black Widow

Beberapa tokoh superhero perempuan terkenal lainnya seperti Black Widow yang diperankan oleh Scarlett Johansson dalam film Avengers, Storm yang diperankan oleh Halle Berry dalam film X-Men,  dan Super Girl yang diperankan oleh Mellanie Benoist dalam film Super Man.

Melihat persamaan dari seluruh tokoh superhero perempuan tersebut, saya mengambil beberapa kesimpulan bahwa mayoritas tokoh superhero :

1. Sebagai pemanis
Wonder Woman, Invisible Woman dan Black Widow bukan tokoh utama dalam film tersebut melainkan hanya sebagai pelengkap bahkan pemanis dalam film agar alur cerita lebih menarik. Peran dan kontribusi para tokoh tersebut juga tidak terlalu signifikan meski memiliki kekuatan super masing-masing.

invisible-woman
Jessica Alba sebagai Invisible Woman

2. Identik dengan tubuh sexy
Hampir seluruh tokoh superhero perempuan tersebut berpakaian terbuka atau menutupi bagian tubuh tapi ketat dan memperlihatkan lekuk tubuh seperti Invisible Woman. Seolah daya tarik muncul tokoh superhero perempuan hanya dari tampilan fisik semata.

3. Tetap sebagai makhluk lemah
Ketika Wonder Woman akhirnya muncul turut membantu pertarungan Batman dan Superman, namun citra yang ditampilkan Wonder Woman menjadi semakin lemah dan tak berdaya ketika tengah berjuang melawan monster alien. Pada akhirnya tetap sang jagoan utama yang berhasil melawan dan memenangkan pertarungan. Begitu pula pada film X-Men : The Last Stand, ketika Storm berusaha melawan Jean Grey atau Phoenix yang kemudian menjadi tak berdaya dan hanya Logan sang Wolverine yang berhasil menaklukannya.

stormHalle Berry sebagai Storm

Selain tokoh superhero yang telah disebutkan di atas, sebenarnya masih ada beberapa tokoh lagi seperti Black Canary, Bat Girl, dan She-Hulk. But still, tokoh tersebut seolah hanya kloningan dari tokoh superhero yang sudah ada :p

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>