Wow, Langganan Sayur Buah di TaniHub, Dukung Petani Lokal dan Dapat Hadiah Handphone !

apps tanihub belanja buah sayur online

Sudah pernah dengar aplikasi belanja sayur buah online TaniHub belum ? Kalau belum, kamu ketinggalan hype yang satu ini.

TaniHub menghubungkan petani dengan pembeli terutama orang kota super sibuk (iya, kamu yang lagi baca ini) agar dapat mendukung petani lokal dan menjadi sehat tentu dengan makan sayur dan buah (yeah!).

Jujur aja aku sendiri baru berlangganan kurang lebih 1-2 bulan dan dari semua aplikasi belanja sayur buah online tetangga (tau lah ya, sayur sayur apps toko sebelah), TaniHub is the best ! (anyway, ini blog inisiatif sendiri ya bukan endorsement hwahaaa……).

apps tanihub belanja buah sayur online

Kalau aku suka banget beli buah-buahan di TaniHub. Apalagi kita sekeluarga (terutama Al suka banget makan buah) bawa bekal untuk sekolah dan kantor jadi kudu punya stock buah dan sayur untuk makan sehari-hari. Di TaniHub aku selalu beli strawberry, semangka, manggis, dan mangga. Order via TaniHub juga mudah pakai aplikasinya tinggal klik, bayar dan diantar sampai ke rumah.

apps tanihub belanja buah sayur online

Jadi apa sih bedanya TaniHub dibandingkan kompetitor lainnya :
1. Produk segar karena langsung dari petani lokal
2. Harga kompetitif (dibandingkan ke pasar apalagi ke supermarket ya)
3. Free ongkir (minimal belanja 100ribu ya)
4. Pilihannya banyak banget bahkan ada matoa lho !
5. Makin banyak beli ada harga grosir.
6. Customer servicenya cepat tanggap banget.
7. Lagi banyak bagi hadiah (ini nih harus buruan)
8. Dukungan langsung diterima oleh petani (ga pake tengkulak)
9. Bisa pesen kapan aja dan bisa bayar pake apa aja (transfer, paylater, kartu kredit)
10. Produk asli Indonesia (pendirinya orang Indonesia lulusan IPB)

apps tanihub belanja buah sayur online

Jadi ceritanya kemarin siang, saya kedatangan tamu agung dari TaniHub mengantarkan hadiah sebagai pemenang handphone Vivo.  Alhamduillah rejeki ga kemana, langganan sayur buah dapat hadiah, ga disangka-sangka. Aku juga banyak ngobrol sharing pengalaman menggunakan TaniHub. Seru banget deh. Sukses selalu ya TaniHub !

apps tanihub belanja buah sayur online

 

Masih ada kesempatan lho yang mau belanja sayur buah, dukung petani lokal dan pastinya banjir hadiah ! Yuk buruan install Apps TaniHub disini.

apps tanihub belanja buah sayur online

 

Mari bersama dukung petani lokal dan menjadi warga sehat kuat :)

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Ini Cara Cegah Kena Tipu Belanja Online

Apakah kamu lagi belanja online dan ragu-ragu untuk melanjutkan transaksi pembayaran atau tidak ? Atau kamu pernah kena tipu belanja online dan bingung bagaimana cara agar tidak kena tipu lagi ?

Kredibel dapat membantu kamu agar kamu dapat melacak nomor rekening yang akan kamu transfer apakah berpotensi melakukan penipuan atau tidak. Melalui website Kredibel ini, kamu bisa mengecek apakah nomor rekening dari online shop yang akan kamu transfer tersebut pernah melakukan penipuan atau bila kamu telah menjadi korban, kamu dapat melaporkan nomor rekening tersebut dengan menulis review.

 

kredibel.co.id cek rekening online shop penipu

Kredibel memiliki lebih dari 60.000 kasus penipuan dan lebih dari 30.000 nomor rekening bank yang diblokir berdasarkan dari laporan pengguna website tersebut. Cara kerja website ini sangat mudah, kamu cukup menuliskan nomor rekening (tanpa perlu mengetahui bank tujuan) pada halaman utama website kemudian klik tombol ‘Check’ .

kredibel.co.id cek rekening online shop penipu

Bila nomor rekening yang kamu tuju ternyata bermasalah, maka akan muncul halaman reputasi yang terdiri dari Kredibel Rating (tingkat kepercayaan dari mulai buruk hingga sangat buruk), Kredibel Score (nilai kepercayaan dari pengalaman pengguna) dan Laporan (jumlah pengguna yang melaporkan).

kredibel.co.id cek rekening online shop penipu

Kamu juga dapat melihat nomor rekening mana yang paling banyak dilaporkan kasus penipuan pada halaman utama website. Bila ingin melihat lebih detail dan lengkap dari pemilik nomor rekening (nama, bank dan lokasi), kamu perlu login menggunakan akun Google atau Facebook.

Nah, gimana ga perlu ragu dan takut kena tipu lagi kan. Belanja online jadi tenang deh :)

 

 

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Belajar Coding Tanpa Pusing

Selama hampir sebulan terakhir ini aku jarang update social media dan juga blog, jujur aja bahkan megang hp untuk sekedar membaca dan membalas WA juga ga sempet. Lah jadi sibuk ngapain aja dong belakangan ini ? Aku belajar coding.

Semenjak awal mengenal dunia startup, dan punya ide membuat Student Job, aku selalu ingin belajar coding. Meski background kuliah bertolak belakang ya, tidak ada hubungan sama sekali dengan teknologi, tapi selama sekolah dulu memang suka dan sering ikut lomba matematika dan sains.

Bagaimana Perjalanan Transisi Karir Non Tech Menjadi Software Developer

Lucunya, pekerjaan aku dari dulu tidak pernah terlepas dengan industri teknologi bahkan sampai menjadi digital analyst (otodidak belajar digital marketing sampai SEO-SEM), mulai ngeblog hingga kini fokus mendalami python.

Di lain sisi karena sedang ada waktu kosong (baby Al sudah besar sudah disapih juga) dan sebenarnya berencana ingin kembali sekolah ketika balik ke Aussie, maka muncul lah tekad bulat harus bisa coding setahun ke depan.

Dari dulu aku cari sumber belajar untuk belajar coding belum ada yang pas. Banyak banget tempat belajar online bahkan tempat kursus (sampai jaminan kerja bayar puluhan juta) sekarang berjamuran dimana-mana tapi ya tetap saja rasanya belum ada yang pas di hati dan di kantong ya.

learn code the hard way zed shaw

 

Nah, sampai suatu hari baca artikel yang me-review tempat belajar coding yang direkomendasikan muncul LCTHW (Learn Code The Hard Way) dengan bahasa lugas, tegas, apa adanya tanpa sengaja di haluskan atau dibuat-buat membuat aku sangat cepat mengerti bahkan ketagihan sampai tidak bisa tidur bila belum selesai.

LCTHW ditulis oleh Zed Shaw lengkap dengan latihan (praktek inti belajar coding), video bahkan email support dan juga terdapat forum diskusi bila mengalami kesulitan. Jujur aja, aku menyelesaikan LPTHW (Learn Python The Hard Way) dalam waktu sekitar 3 minggu (dari pagi sampai malam bisa lebih dari 12 jam sehari termasuk sabtu dan mingu). Dari 0 yang ga tau apa-apa sama sekali (bahkan pakai linux dan install python aja ga ngerti sama sekali) sampai sekarang hampir sebulan buat proyek POS.

Zed Shaw juga menulis banyak buku lainnya selain python, seperti C, Javascript, SQL, Ruby dll. Aku sendiri merekomendasi sebagai pemula untuk belajar Python karena bahasanya yang simpel, sederhana dan mudah dipahami seperti bahasa tulisan sehari-hari biasanya. Biaya yang harus dikeluarkan sebesar $29.99 (atau hampir Rp 500.000) dengan garansi 60 hari uang kembali bila tidak suka dan dijamin kamu pasti akan ketagihan coding.

Harga yang diberandol sebesar itu cukup terjangkau dengan kualitas konten dan gaya mengajar yang berbeda dari biasanya. Sesuai dengan judulnya “Hard Way” terkadang cara sulit merupakan jalan mudah untuk memahami hal baru bukan sebaliknya.

Bila kamu ingin mencoba belajar coding tanpa pusing, silahkan coba akses berikut ini : https://learncodethehardway.org/

Tidak perlu takut bukan dari jurusan IT atau tidak memiliki latar belakang IT. Selama kita percaya diri sendiri, tahan banting dan sabar kuncinya pasti bisa belajar coding.

 

Happy coding :)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Sayurbox, Pesan Sayur Buah Langsung dari Petani

WhatsApp Image 2018-03-28 at 9.59.16 PM (3)
Tinggal dan bekerja di tengah ibu kota terkadang membuat kita tidak memiliki waktu untuk belanja kebutuhan pangan sehari-hari. Mengejar deadline kerjaan saja belum tentu sempat apalagi pergi berbelanja. Paling ke alfamart atau indomaret terdekat (karena setiap kilometer pasti ada) atau paling mampir ke supermarket terdekat kantor atau tempat tinggal saat libur atau weekend. Dengan harga yang jauh lebih mahal dan jumlah lebih sedikit, kita tidak bisa nge-stock untuk makanan padahal performa stamina bergantung dari kualitas makanan kita.

Nah telah hadir Sayurbox, applikasi yang membantu kita membeli sayur dan buah organik langsung dari petani. Sayurbox sendiri merupakan startup yang mendapatkan pendanaan dari Patamar Capital dan baru launching kurang dari setahun.

Kita dapat memesan pada hari delivery tertentu sesuai kebutuhan sehingga sayuran yang dipanen akan disesuaikan agar fresh. Cara penggunaannya pun juga cepat dan simpel. Coba cek berikut ini :
sayurbox 5

Desain UI/UX pun juga menarik dan responsive banget. Jenis produk yang disediakan juga sangat bervariasi karena cari kale di Indo cukup susah (bahkan di foodhall saja ga nemu) jadi happy banget pas nemu ada kale disini. Untuk memesan jumlah berapa juga sangat simpel tinggal klik beli langsung pilih + atau – saja tidak perlu ke halaman baru pake ribet.
WhatsApp Image 2018-03-28 at 9.59.15 PM
Pada bagian paling bawah apps juga langsung muncul jumlah belanjaan. Hanya tinggal klik panah ke atas untuk melihat detailnya. Bila ingin bebas ongkos kirim harus belanja minimal 150ribu akan bebas ongkir se jakarta, tangerang, depok dan bekasi.

sayurbox apps
Bila pesanan kita tidak tersedia maka akan diberikan 2 opsi yaitu dengan menggantinya berdasarkan rekomendasi dan persediaan atau refund untuk belanja selanjutnya. 
WhatsApp Image 2018-03-28 at 9.59.15 PM (2)


Ini pesanan aku langsung sampai besok : Kale Juice, peanut butter, yogurt, kale tortilla, dan kombucha. Paling favourite yogurt karena pure 100% yogurt natural tanpa gula (yang susah langka banget di Indo karena kebanyakan yogurt disini pakai gula) dan Kale Juice enak segar banget meski sayang botolnya kecil banget.

Bagusnya customer service ini cepet banget meski sempet telat transfer tapi sudah dikonfirmasi duluan untuk dikirim besok paginya xp malah jadi ga enak hwahaha…..Hanya saja detail produk kurang lengkap dan jelas karena tidak ditulis untuk kuantitas jus, yogurt, peanut butter dan kombucha berapa isinya. Ditambah lagi untuk kombucha dan peanut butter ternyata terdapat bahan gula (manis banget rasa kombucha) meski ditulis “All Natural” tetep ada gulanya -_-”

sayurbox

So far apps ini sangat recommended meski belum cobain pesan sayur dan buah langsung. Maybe next order I’ll try. Gutlak Sayurbox maju terus membantu menyejahterakan petani Indonesia :)
sayurbox

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Ini Cara Mengetahui Harga Jual Website Kamu

Bila kamu berencana menjual website kamu (selain personal blog ya dan sebaiknya nama domain selain nama pribadi ya), berikut beberapa referensi website untuk mengukur harga jual website kamu di pasaran.

Worth Of Web
worth of web
Website Worth Of Web ini selain dapat mengukur nilai jual website, juga terdapat banyak info dan tips penting seputar mengembangkan website. Cara mengukur nilai website pun juga cepat meski harga yang ditampilkan sangat general tanpa detail value seperti traffic, konten, ads, dll.

Webukawebuka.com
Webuka sebenarnya merupakan perusahaan dengan jasa pengembangan teknologi. Di website ini, Webuka juga memberikan feature di website untuk dapat mengukur value dari website dengan 3 poin yaitu jumlah visitor harian, pemasukan iklan dan harga market dari analisa website secara keseluruhan. Bila dibandingkan dengan website sebelumnya Worth of Web, value dari Webuka memang lebih rendah.

Site Price
siteprice.org

Harga jual Site Price lebih sadis lagi karena analisa website ini sangat detail. Basically, Site Price mengevaluasi sedetail mungkin dari website traffic & revenue (daily unique visitor, daily pageview, average time on site, daily ads revenue, monthly ads revenue, yearly ads revenue), Site Visibility (Google pagerank, Google Index, Yahoo Index, Bing Index, Alexa Index, website speed), Social Media Visibility, Backlinks, SEO Checker & SEO Analyzer report (sampai top 5 keyword SEO yang memberikan traffic paling tinggi). Yes, jadi tidak heran bila harga jual disini menjadi sangat rendah sekali fuu fuuu.

Sitevaluator

sitevaluator.org
Peringatan : Jangan mencoba-coba iseng ngukur value di website ini kalau masih kecil dan ga mau kelihatan oleh orang lain. Seriusan, karena kalau kita sekali ketik disini aja akan muncul di homepage (dan akan terlihat oleh seluruh orang di dunia yang mengunjungi website ini). Poin-poin yang dilihat kurang lebih sama dengan Site Price.
Free Site Worth

http://freesiteworth.com/Uhm, website Free Site Worth ini loading agak lama, honestly, lama banget. Kurang merekomendasikan menggunakan ini.

Flippa

flippa marketing place website apps
Last but not least, website Flippa ini sudah sangat terkenal dan recommended bagi kamu digipreneur / onlinepreneur yang terbiasa jual beli website. TIdak hanya jual beli website saja, kamu juga bisa jual beli apps lho. Sistem di Flippa ini lebih seperti bidding (lelang). Untuk dapat mulai menggunakan Flippa harus membuat akun dan login.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

My Best 16 Moments in 2016

Welcome 2017 ! I can hardly say goodbye to 2016, which is full of joy and happiness. So, here I summarise what is my best 16 moments in 2016 :

1. Pocky Party
annisa purbandari pocky

2. Dealoka Campus Ambassador Graduation
annisa purbandari dealoka ambassador

3. IESE (Indonesia E-commerce Summit & Expo)
annisa purbandari iese

4. My Pregnancy
annisa purbandari

5. My Trip To Sydney
annisa purbandari

6. Birth of Alvaro
annisa purbandari

7. Girls In Tech Mentor Dinner with Bu Sri Widowati, head of Facebook
annisa purbandari girls in tech

8. Indosat Sharing Session
annisa purbandari

9.  Free Pass to Tech In Asia
annisa purbandari

10. WhyNot Moment Sharing Session
annisa purbandari

11. Winner in Alpha Startup Competition
annisa purbandari

12.Startup Why Not Sharing Session
seminar startup why not

13. Tapping in KTV
annisa purbandari

14. GalaDiner Student Job
annisa purbandari

15. Sharing Session in UNJ
annisa purbandari

16. Shooting One Day With kak Ollie
annisa purbandari

 

And many more…
annisa purbandari

Keep counting my blessing and enjoy this year :)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

“Startup, Why Not ?” Sharing in Indonesia Youth Academy

seminar startup why not

It all starts with “Why me?” question and following on “Why not !”. And I think that’s why startup is happening now and it seems that every one is trying to grab this digital opportunity to be a part of the growing industry in Indonesia. Regarding to the McKinsey research, Indonesia’s digital opportunity worth USD 150 billion by 2025 (I know that’s insane, right?!).

So, on this saturday, 10th December 2016, I have got invitation to share my experience in building Student Job with Indonesia Youth Academy. Here, basically what I shared starting from why you need to start a startup, how to start a startup, how to valid your target market until how to run your own startup.

student job sharing session

It’s been a while honestly after postnatal break to start sharing and meeting highly motivated young people. (I know I am so fat, so please just ignore how fat I am while I am still breastfeeding my son). 
seminar startup why not

It was really exciting looking at many people raised their hands willing to ask questions. Since we have limited time, there were only 3 sessions with 3 questions on each session. The questions I remember are about how to find the mentor, how to get funding, how long until you finally decide your whynot moment, how to make money and how to secure your idea.

Few of the participants came from out of Jakarta. Even one of the them is Madagascar. (Yes, this is so random.) Feeling their enthusiasme has motivated me. So happy that some of them already started their own business.

seminar startup why not indonesia youth academy

I feel deeply honoured to have been invited here today and hopefully Indonesia Youth Academy is getting bigger and bigger and of course, impacting more youth lives !

Pssstt…they open registration for ASEAN Startup Accelerator, register now here

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

YouCam Makeup – Makeover Tanpa Makeup

Pertama kali nemu Apps ini di Play Store langsung jatuh hati dan bikin ketagihan ! Gimana ga, dengan YouCam Makeup kita bisa coba berbagai make up style secara virtual dan real time. Kalau kamu suka coba berbagai gaya make up, apps ini wajib kamu donwload. Dari  mulai make up gaya natural hingga cleopatra style bisa kamu aplikasikan ke wajah kamu langsung dengan kamera. Coba lipstick berbagai warna, blush on, bentuk alis hingga model rambut.

Aplikasi ini juga memungkinkan mengedit wajah melalui foto. Bila terdapat produk make up yang kamu sukai, bisa langsung membeli secara online. Tidak hanya make up, kamu juga bisa menambahkan aksesoris seperti anting dan kalung.

youcam makeup  youcam makeup

Aplikasi ini sangat cocok bagi pemula yang ingin mengetahui style make up yang tepat tanpa harus menguras kantong terlebih dahulu. Saya mencoba gaya exquisite (sebelah kanan) di bawah ini. Menariknya, lipstick yang diaplikasikan mengikuti gerak bibir sehingga seolah memang terlihat saya sedang memakai lipstick. Bandingkan dengan wajah tanpa make up di sebelah kiri.

youcam makeup       youcam makeup
Nah, bagi yang butuh cepat foto cantik tanpa perlu dandan, aplikasi ini patut dicoba :)

Bisa coba download untuk Android version dan Apple version.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Keep Moving Forward

If you said that raising start up is hard, wait until you have kids. I am telling you that raising kids is more difficult.

I was quite afraid actually having kids. It’s human being with big responsibility. Running startup might only end up at running out of money and I can go back to work anytime. But raising kids is totally different. I have to sacrifice my time, my energy even my body.

It is a serious consideration.

It all needs commitment, consistent, and collaboration with my partner. Fyi, my husband is also startup founder, and yes, we both are risk taker. We have no stable income, no financial guarantee, nothing like employee.

As founder, we can hire people (if we had enough fund) and handover some work like customer support, admin, and social media. We don’t need to do all by ourselves. We can train those staff with our standard procedures. Comparing to raising kids, it’s still easy. Seriously, I am not joking. I have been running own startup from zero until now with more than 100k monthly visits. I know exactly how it feels to set up own web, look for user and approach investor.

annisa purbandari

When I know I was pregnant, I keep doing my work (nothing’s gonna stop me). Until I have been selected into startup incubator (I was 6 months pregnant at that time), the investors asked my plan after having birth. I understand that they might worry that I would quit startup and be full time mom. I told them basically that this is my passion and I will keep doing it with or without them.

Raising kids is even more difficult. I have sleepless night changing nappy. I have to stay alert every hour even every minutes when my baby awake whether to feed or just to cuddle. Sometimes, my babe is crying loud. No one can understand except his own mother. With the mother instinct, I can recognise slowly but sure my baby cries and know how to soothe him.

And now, imagine what I am currently doing : running startup, Student Job and raising my newborn son, Alvaro, in the same time.

And I said to my self : Why Not ?

Alvaro Balapati
Fortunately, woman are great multitasking. We can switch from another task to another one easily. We can also do more than one task in the same time. It allows me to keep doing my work and taking care of my son.

People might think why I don’t give up my job and focus on my baby. I just can’t leave my babe only with my family or the nanny since he is newborn and needs breastmilk (I am expecting to have at least 1 year breastfeed) and there are some task that I need to do by my self as founder.

alvaro annisa purbandari
I wanna see my startup getting bigger across nation wide and also (of course) I don’t wanna miss watching my son growing up. I am willing to do both and to put in effort.

Having baby is teaching me to be extremely organized. I enjoy what I am doing and nothing’s gonna stop me.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail