Bagaimana Strategi Bisnis Tetap Profit Ketika Pandemi Covid-19

iMF dan World Bank memprediksi ekonomi Indonesia termasuk yang akan aman dan bertumbuh positif meski angka pertumbuhannya akan menurun menjadi 2.3%. Penurunan ini hanya akan sementara selama Q2 dan Q3 yang kemudian akan menaik kembali pada Q4 tahun 2020. Indonesia termasuk salah satu dari tiga negara (China dan India) yang dikatakan tetap dapat mempertahankan pertumbuhan ekonominya.

Meskipun demikian, menteri keuangan, Sri Mulyani, memperkirakan worst scenario bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menurut drastis di angka -0.4%. Sebagai gambaran pada krisis 2008, ekonomi Indonesia masih dapat tumbuh sebesar 4.6% dari tahun sebelumnya 6%.

Nah, sebagai pelaku usaha kecil dan menengah, bagaimanakah strategi bisnis untuk tetap dapat bertahan di tengah pandami covid-19. Beberapa perusahaan sudah mulai menekan budget dengan salah satunya merumahkan karyawan, menekan biaya operasional bahkan tidak sedikit yang terpaksa menutup toko atau gulung tikar tidak sanggup bertahan.

Seperti kata pepatah bila ada pintu yang tertutup maka ada pintu lain yang terbuka. Wabah virus corona saat ini sebenarnya dapat membuka peluang usaha lainnya bila kita mampu jeli melihatnya. Berikut 5 strategi bisnis yang saya amati selama empat pekan terakhir masa lockdown.

1. Restaurant Pancious menyediakan frozen meals dan sauces.

2. Daycare menyediakan katering makanan anak dan online learning dengan paket belajar mingguan.

3. Taxy Blue Bird menyediakan antar jemput barang.

4. Car wash menambah service semprot disinfectant untuk rumah dan kantor.

5. Toko Aqua dan gas menambah variasi jualan dengan menjual aneka jamu sehat

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>